Surat dari Hanoi: Hanya Berjarak Sejengkal dengan Penyesalan

23 Mei 2022, 12:15 WIB
Editor: Lily Indriyani
Cover liputan eksklusif SEA Games 2021, Surat dari Hanoi
Cover liputan eksklusif SEA Games 2021, Surat dari Hanoi /(Hendy/Skor.id)

  • Minggu (22/5/2022) menjadi hari yang paling membuat saya dilema sepanjang meliput SEA Games 2021 Vietnam.
  • Saya harus memilih meliput final voli atau basket, dua olahraga favorit.
  • Keputusan untuk meliput basket terbukti tepat karena saya bisa menjadi saksi sejarah emas Indonesia.

Laporan langsung Krisna Dhaneswara dari Hanoi, Vietnam.

SKOR.id - Basket dan voli merupakan olahraga favorit saya selain sepak bola. Dan sebagai peliput di SEA Games 2021, saya antusias meliput keduanya.

Sayangnya, voli berlangsung di Quang Ninh yang berjarak sekitar 135 km dari Hanoi hingga membuat saya tak sempat menonton langsung Skuad Sentul.

Minggu (22/5/2022), saya berkesempatan meliput final voli putra antara Indonesia vs Vietnam. Kebetulan juga perburuan medali di Hanoi sudah mulai sepi.

Dalam beberapa hari ke belakang, saya pun sibuk mencari transportasi ke Quang Ninh namun tak kunjung mendapatkan yang pas dengan situasi dan kondisi.

Seandainya ikut shuttle bus yang disediakan oleh VIESGOC, saya menjadi tak leluasa meliput voli karena terikat dengan jadwal kembali ke Hanoi.

Sabtu (21/5/2022) malam, saya menyaksikan timnas basket putra Indonesia mengunci medali perak usai menundukkan Vietnam di Thanh Tri Gymnasium, 94-67.

Ekspresi kebahagiaan Derrick Michael Xzavierro usai timnas basket putra Indonesia menang 85-81 atas Filipina sekaligus menyabet emas SEA Games 2021 atau yang pertama sejak 1977 di Thanh Tri Sport Information and Culutural Center Gymnasium, Minggu (22/5/2022).
Ekspresi kebahagiaan Derrick Michael Xzavierro usai timnas basket putra Indonesia menang 85-81 atas Filipina sekaligus menyabet emas SEA Games 2021 atau yang pertama sejak 1977 di Thanh Tri Sport Information and Culutural Center Gymnasium, Minggu (22/5/2022). NOC Indonesia/MP Media/Iqbal Fauzi

Dengan penampilan yang seperti itu, saya yakin Abraham Damar Grahita dan kolega berpotensi besar mengejutkan Filipina pada laga terakhir, Minggu, dan meraih emas.

Saat itulah saya sempat memutuskan menyerah mencari kendaraan ke Quang Ninh dan fokus meliput basket. Meski mengharapkan emas seperti mengundi nasib.

Minggu (22/5/2022) sekitar pukul 05.30 pagi, seorang teman tiba-tiba mengajak ke Quang Ninh karena dia mendapatkan kendaraan pribadi secara gratis.

Sejam kemudian, saya memutuskan untuk pergi ke venue voli dan makan Pho di depan apartemen tempat saya menginap. Namun, saya menjadi dilema.

Ketika mandi, pikiran saya berubah. Entah kenapa, firasat saya sangat kuat kalau timnas basket putra Indonesia akan mengalahkan Filipina dan meraih emas.

Sebagai catatan, timnas voli putra Indonesia di atas kertas bisa mendapatkan emas karena sepanjang SEA Games 2021 Vietnam belum terkalahkan.

Di sisi lain, Indonesia belum pernah sekalipun mendapatkan medali emas dari cabang olahraga basket SEA Games karena selama ini didominasi oleh Filipina. 

Saya pun akhirnya menelpon teman dan mengatakan tak jadi berangkat ke Quang Ninh untuk menyaksikan timnas voli. Ya, saya mantap ingin meliput basket.

Sebelum berangkat ke venue basket, saya terlebih dulu meliput angkat besi. Alhamdulillah, Indonesia kembali mendapat emas dari Muhammad Zul Ilmi (89 kg).

Setelah itu, saya terpaksa memakai jasa taksi daring karena jarak venue angkat besi dan basket sekitar 19 km. Belum lagi, hari itu, hujan mengguyur Hanoi.

Tapi, demi menyaksikan peluang terciptanya sejarah dalam basket Indonesia , ongkos taksi daring yang mahal pun saya abaikan.  

Benar saja, pertandingan basket antara Indonesia dan Filipina di Thanh Tri Gymnasium, berlangsung sengit. Boleh dibilang, menyiksa jantung.

Ekspresi timnas basket putra Indonesia usai menang 85-81 atas Filipina sekaligus menyabet emas SEA Games 2021 atau yang pertama sejak 1977 di Thanh Tri Sport Information and Culutural Center Gymnasium, Minggu (22/5/2022).
Ekspresi timnas basket putra Indonesia usai menang 85-81 atas Filipina sekaligus menyabet emas SEA Games 2021 atau yang pertama sejak 1977 di Thanh Tri Sport Information and Culutural Center Gymnasium, Minggu (22/5/2022). NOC Indonesia/MP Media/Iqbal Fauzi

Namun, Marques Bolden dan kawan-kawan bisa mengatasi tekanan Filipina dan menang 85-81. Sekaligus mempersembahkan medali emas untuk Indonesia.

Hampir seluruh pemain menangis haru di lapangan. Pun demikian Sekjen Perbasi, Nirmala Dewi, yang tak bisa saya wawancara karena gagal menahan isak tangis.

Saya? Rasa ingin menangis jelas besar. Hanya, saya harus mewawancarai pemain, pelatih, hingga ofisial. Bisa dibayangkan bagaimana kondisi saya saat itu.

Apa pun itu, saya bersyukur karena pilihan untuk meliput final basket putra, terbukti tepat. Ya, saya bisa jadi saksi sejarah medali emas basket Indonesia.

Apalagi, sejarah itu tercipta usai menundukkan sang dominator, Filipina. Sebuah catatan yang sangat manis untuk dikenang pencinta basket. Termasuk saya.

Jika akhirnya memilih ke voli, mungkin saya akan menyesal karena melewatkan sejarah "pecah telur" emas Indonesia di cabang basket yang sudah di depan mata.

Begitulah cerita saya di Hanoi, satu hari menjelang penutupan SEA Games 2021. Ternyata, saya hanya berjarak sejengkal dengan penyesalan.

 

 

 

Tag

Video

Berita Terkait

Lain - lain

Rabu, 11 Mei 2022

Surat dari Hanoi: Sulitnya Transportasi Antar-venue di SEA Games 2021

Banyak kendala yang mengiringi gelaran SEA Games 2021 Hanoi, salah satu transportas

Lain - lain

Kamis, 12 Mei 2022

Surat dari Hanoi: Orang Vietnam Sudah Cuek dengan Covid-19, Wartawan Indonesia Pakai Hand Sanitizer Malah Ditertawakan

Masyarakat Vietnam benar-benar sudah menganggap COvid-19 tidak ada

Lain - lain

Minggu, 15 Mei 2022

Surat dari Hanoi: Pengalaman ''Berburu'' Ojek dan Taksi Online di Kegelapan Malam

Sulitnya mencari taksi dan ojek online di Hanoi bikin susah

Lain - lain

Selasa, 17 Mei 2022

Surat dari Hanoi: Bukan Kentang Goreng, Kuaci Jadi Camilan Favorit di Coffee Shop Hanoi

Kuaci merupakan kudapan favorit di coffee shop Vietnam. Bukan french fries layaknya di Indonesia

Terbaru

Bugar

Kamis, 30 Juni 2022

Selain Air Putih, Ada Beragam Kombinasi Cairan Alami agar Kita Tetap Terhidrasi

Dehidrasi dapat menyebabkan ketidaknyamanan, sakit kepala dan pusing, jadi sangat penting untuk mengisi kembali cairan yang hilang sepanjang hari. Jika Anda kesulitan minum air putih, tuliskan alternatif sehat ini

Bugar

Kamis, 30 Juni 2022

5 Alasan Mengapa Gorengan Berbahaya untuk Kesehatan

Menggoreng adalah metode memasak yang umum digunakan di seluruh dunia. Ini sering digunakan oleh restoran dan restoran makanan cepat saji sebagai cara cepat dan murah untuk menyiapkan makanan.

Bugar

Kamis, 30 Juni 2022

Kandungan Alpukat yang Perlu Diketahui

Kiranya perlu diketahui kandungan buah Alpukat yang membuatnya dikenal sebagai buah dengan banyak manfaat.

Bugar

Rabu, 29 Juni 2022

5 Sayuran yang Lebih Menyehatkan saat Dimasak Terlebih Dahulu

Ada beberapa jenis sayuran yang ternyata lebih baik dikonsumsi setelah melalui proses pemasakan.

Bugar

Rabu, 29 Juni 2022

Tips Tidur Nyenyak di Cuaca Panas

Cahaya, kebisingan, lingkungan, suhu ruangan atau bahan penyusun tempat tidur adalah beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang untuk tertidur.

Bugar

Rabu, 29 Juni 2022

7 Tips Menghindari Cedera saat Nge-Gym

Berikut ini adalah tujuh tips menghindari cedera saat nge-gym.

Bugar

Rabu, 29 Juni 2022

Ini Penyebab Mabuk Kendaraan pada Anak-anak dan Cara Mencegahnya

Mabuk perjalanan terjadi ketika otak menerima informasi yang bertentangan dari telinga bagian dalam, mata, dan saraf di persendian dan otot.

Bugar

Rabu, 29 Juni 2022

Teh Hijau Mungkin adalah Minuman Tersehat di Dunia

Ketika berbicara tentang teh hijau, ada banyak alasan mengapa Anda harus mempertimbangkan untuk meminumnya sebagai minuman favorit.

Bugar

Rabu, 29 Juni 2022

Manfaat dan Efek Samping Donor Darah

Donor darah memiliki berbagai manfaat salah satunya untuk kesehatan.

Bugar

Rabu, 29 Juni 2022

Cermati! Pendidik Medis Ini Mencoba Jelaskan Kondisi Wajah Justin Bieber

Dr James O'Donovan merinci apa yang perlu diketahui tentang sindrom Ramsay Hunt, yang menyebabkan kelumpuhan wajah Justin Bieber.
X