Taklukkan Ombak Setinggi 22,4 Meter, Maya Gabeira Pecahkan Rekor Dunia atas Nama Sendiri

16 September 2020, 15:47 WIB
Editor: Nurul Ika Hidayati
Peselancar asal Brasil, Maya Gabeira berhasil mewujudkan mimpinya menjadi perempuan pertama yang berhasil menaklukkan gelombang ombak setinggi 73,5 kaki - 22,4 meter - di Pantai Praia do Norte, Nazare, Portugal, Februari lalu. /(Instagram/Maya Gabeira)

  • Guinness World Records menyatakan Maya Gabeira memecahkan rekor baru untuk gelombang ombak tertinggi oleh surfer perempuan.
  • Peselancar asal Brasil itu menaklukkan gelombang ombak setinggi 73,5 kaki atau 22,4 meter di Praia do Norte, Nazare, Portugal.
  • Perempuan 33 tahun itu melampaui rekornya sendiri, dengan selisih 5,5 kaki,  pada 2018 di pantai yang sama.

SKOR.idMaya Gabeira, peselancar asal Brasil, benar-benar berada di puncak dunia.

Guinness World Records mengumumkan Maya Gabeira telah memecahkan rekor miliknya sendiri untuk gelombang ombak tertinggi – tanpa batas – atas peselancar perempuan.

Maya Gabeira melampaui rekor sebelumnya kala menaklukkan gelombang ombak setinggi 73,5 kaki – sekitar 22,4 meter – pada 11 Februari di pantai Praia do Norte, Nazare, Portugal.

Perempuan 33 tahun itu mengukir sejarah pada tahun 2018 saat berselancar di atas ombak setinggi 68 kaki – sekitar 20 meter – di pantai yang sama.

Sekadar tahu, Praia do Norte di Nazare sangat terkenal lantaran ombaknya yang dianggap “bersahabat” bagi para peselancar.

Luar biasanya, kali ini, dengan selisih tinggi ombak 5,5 kaki – sekitar 1,7m, Gabeira membawa pulang dua penghargaan sekaligus atas namanya.

Peselancar Maya Gabeira (kiri) memamerkan sertikat Guinness World Records atas usahanya berselancar di atas gelombang ombak raksasa di event WSL Nazare Tow Surfing Challenge 2020.
Peselancar Maya Gabeira (kiri) memamerkan sertikat Guinness World Records atas usahanya berselancar di atas gelombang ombak raksasa di event WSL Nazare Tow Surfing Challenge 2020. (Instagram/Dr. Radosav Djukic @spartamedic)

World Surf League (WSL) yang lebih dulu menyatakan Gabeira sebagai pemenang @cbdMD XXL Biggest Wave Award.

Selanjutnya, gelombang ombak yang berhasil ditaklukkannya itu kemudian divalidasi oleh Red Bull Big Wave Award.

“Yang paling saya ingat dari momen itu adalah kebisingan kala gelombang itu pecah di belakang saya. Saya sempat merasa takut saat menyadari intensitas itu begitu dekat dengan saya!”

Gabeira menulis kata-kata itu sebagai caption atas video aksinya yang menakjubkan tersebut, yang dipostingnya di Instagram.

Aksi Maya Gabeira yang membukukan rekor baru itu tercipta dalam acara WSL Nazare Tow Surfing Challenge perdana, sekitar enam bulan lalu.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Que dia inesquecível . Bater o meu recorde, e ainda ter a maior onda do ano entre homens e mulheres! Acho q seria impensável anos atrás . Mas no fundo, lá no fundo eu já tinha sonhado com isso! Ao meu time devo esse feito, @sebastiansurfs @stephjohnes @polvo32 @miguel_prata @langerds @dr_axel_haber @spartamedic @mfffrois @nuno_x21 @joulia_mia ... e tantos outros!!! Obrigada por tudo de verdade!!!!! Thanks to my team ... this is our achievement and you deserve it so much!!!! I never thought this could happen, still feels surreal. To have a woman in this position in a male dominated sport is a dream come true! Congratulations to @justinedupont33 for Ride of the Year, and for @michaelafregonese for that incredible barrel at Jaws! I am so proud of the women this year, phenomenal effort! @wsl

A post shared by Maya Gabeira (@maya) on

Toh meski telah dua kali mengalahkan gelombang ombak tinggi di lokasi yang sama, Gabeira mengakui masih merasakan ketakutan dalam hatinya,

“Ombaknya (di Nazare) cukup istimewa meski juga menakutkan!”

Lalu, mengapa Guinness World Records butuh waktu lama untuk mengumumkan rekor baru Gabeira tersebut, hingga enam bulan lamanya?

Karena mengukur ukuran dan tinggi gelombang ombak sangatlah sulit.

Dalam hal ini, diperlukan tim dari University of Southern California, WaveCo Science Team, dan Scripps Institution of Oceanography untuk meninjau rekaman itu sebagai saksi independen.

Bukti video dan foto diamati dengan menggunakan kalkulasi ilmiah berdasarkan koordinat real-world dan titik referensi seperti tinggi dan panjang papan peselancar itu sendiri.

“Mencetak rekor dunia telah jadi impian saya selama bertahun-tahun,” kata Gabeira kepada situs Guinness World Records pada tahun 2018 setelah mencetak rekor untuk pertama kalinya.

“Untuk mendapatkan yang kedua ini agak gila, saya harus memikirkannya.”

Impian itu hampir tidak pernah terwujud menyusul kecelakaan yang dialami Gabeira pada tahun 2013 silam.

Ketika itu Gabeira pingsan di tengah pusaran air, hanya untuk kemudian nyawanya berhasil diselamatkan oleh sesama surfer, Carlos Burle.

"Saya masih sangat menyukai olahraga ekstrim ini bahkan setelah melewati masa-masa sulit, dan cedera serius, serta trauma."

Maya Gabeira memulai karier selancar professionalnya di usia 17 tahun pada tahun 2004, setelah tiga tahun menekuni olahraga selancar tersebut.

Lima tahun kemudian dia telah memenangkan ESPY Award pada tahun 2009 untuk Best Female Action Sports Athlete.

Nazare, sekitar 120km di utara ibu kota Portugal, Lisabon, juga jadi situs ketika peselancar Brasil, Rodrigo Koxa, menaklukkan gelombang ombak setinggi 80 kaki (24,38 meter).

Editor-in-Chief dari Guinness World Records, Craig Glenday bahkan tak bisa berkata -kata untuk mengungkapkan prestasi luar biasa Maya Gabeira itu.

“Saya selalu menantikan update tentang rekor seperti ini dari World Surf League.”

“Para peselancar ini tidak pernah gagal membuat kami terpana atas penaklukan tidak kenal takut mereka atas gelombang setinggi gedung pencakar langit.”

“Saya harus katakan rekaman tahun ini lebih memukau daripada sebelumnya, jadi selamat untuk Maya Gabeira atas hasil yang luar biasa ini."

Ikuti juga Instagram, Facebook, YouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Entertainment Lainnya:

P.J. Tucker Koleksi 5.000 Pasang Sepatu, Terbanyak di NBA

Gara-gara Tegur Pelanggan, Dua Adik Perempuan Riyad Mahrez Dipukuli Preman

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Olahraga Lain

Rabu, 11 Maret 2020

Road to Olimpiade 2020: Selancar Indonesia Akan Berburu Tiket di El Salvador

Ketua Umum PP PSOI Arya Sena Subiakto menegaskan masih terus berupaya meloloskan atlet ke Olimpiade XXXII/2020 Tokyo, Jepang.

Olahraga Lain

Minggu, 5 April 2020

Pelatnas Selancar Terkendala Hotel dan Pantai di Bali

Penutupan hotel-hotel di Bali membuat para atlet pelatnas tinggal di rumah masing-masing

Terbaru

Entertainment

Minggu, 27 September 2020

Jadi Korban Ancaman Seorang Penguntit, Magic Johnson Kini Miliki Surat Perintah Penahanan

Setelah pensiun, legenda NBA, Magic Johnson sibuk bekerja mengelola Magic Johnson Entertaintment yang bernilai 1 miliar dolar AS.

Entertainment

Minggu, 27 September 2020

Sadar dari Koma, Pesepak Bola Putri Lazio Ingin Temui Francesco Totti

Mantan kapten AS Roma, Francesco Totti, mengirim video yang membuat pesepak bola putri Lazio bangun dari koma.

Entertainment

Minggu, 27 September 2020

Istri Bintang Valencia Tandai 1,8 Juta Follower di IG dengan Foto Siluet Bugil

Model Tamara Gorro menikahi pesepak bola Ezequiel Garay pada tahun 2012 dan telah memiliki dua orang anak: Shaila dan Antonio.

Entertainment

Sabtu, 26 September 2020

Desain Cantik USB Shuttlecock Kingston untuk Para Fan Bulu Tangkis

Kingston merilis USB flash drive berbentuk shuttlecock.

Selebriti

Sabtu, 26 September 2020

Istri Lionel Messi Patah Hati Luis Suarez ke Atletico Madrid

Istri striker Barcelona, Lionel Messi, Antonella Roccuzzo sedih berpisah dengan Luis Suarez dan pasangannya Sofia Balbi.

Entertainment

Jumat, 25 September 2020

Lebih Cantik dan Lebih Langsing setelah Gantung Raket , Ini Rahasia Maria Sharapova

Selepas pensiun, mantan petenis Maria Sharapova menghabiskan waktunya untuk olahraga, yoga, hiking, walau tetap aktif sebagai entrepreneur.

Entertainment

Jumat, 25 September 2020

5 Pesepak Bola yang Memiliki Pasangan yang Lebih Tua

Tak sedikit pesepak bola yang memiliki pasangan yang lebih tua.

Entertainment

Kamis, 24 September 2020

GP F1 Sochi 2020: Daniil Kvyat Akan Gunakan Helm Livery Desain Khusus Kreasi Penggemar

Pembalap F1, Daniil Kvyat memilih karya seni Marina Perelishnaya yang terbaik dalam kontes desain helm yang dibuatnya untuk para fannya.

Entertainment

Kamis, 24 September 2020

Kesal Jarang Bercinta selama Lockdown, YouTuber Kekasih Bek Baru Spurs Ini Taklukkan Media Inggris

Marta Diaz telah mengantongi 2 juta pelanggan di YouTube dan lebih dari 2,4 juta pengikut yang luar biasa di Instagram.

Gosip

Kamis, 24 September 2020

Kisah Cinta Luka Jovic dengan Model Cantik asal Serbia Ini Ternyata Dipenuhi Gosip

Luka Jovic telah menjalin kasih dengan model cantik asal Serbia, Sofija Milosevic, sejak 2019.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

Sepak Pojok

X